WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menjelaskan terdapat potensi bahaya erupsi freatik dengan ancaman lontaran material dari kawah utama Gunung Gamalama di Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara.
Saat ini pemantauan secara visual dan instrumental terus dilakukan.
Kepala PVMBG Hendra Gunawan menuturkan, lontaran material vulkanis bisa mencapai radius 1,5 kilometer dari pusat erupsi.
“Masyarakat di sekitar Gunung Gamalama dan pengunjung maupun wisatawan tidak diperbolehkan melakukan kegiatan atau mendekati Gunung Gamalama pada radius 1,5 kilometer dari puncak,” ucap Hendra, Rabu (3/5/2023).






