Terungkap, Penyebab Bayi Kejang Setelah Mendengar Ledakan Petasan dan 6 Hari Kemudian Meninggal

Menurut Nufus, karena tidak tersedia fasilitas ventilator di rumah sakit itu, akhirnya bayi N dirujuk ke RS Muhammadiyah Lamongan pada Rabu (26/4) siang.

Bayi N masuk ruang ICU dalam kondisi sudah koma.

Nufus menyebut, hasil tomografi terkomputasi atau CT Scan menunjukkan, bayi N mengalami pecah pembuluh darah.

“CT Scan pembuluh darahnya pecah, dikira ada benturan. Kaget suara mercon sampai pembuluh darahnya pecah. Kejang nafas berbunyi krok-krok,” ujarnya.

Nufus memastikan, saat kejadian hingga dibawa ke rumah sakit, bayi tersebut selalu digendong kedua orangtuanya.

“Tidak ada benturan usai terdengar suara mercon,” ungkapnya.

Bayi N sempat mengalami koma hingga dinyatakan meninggal dunia. (berbagai sumber)

Editor: Erna Djedi