Menurut Nufus, karena tidak tersedia fasilitas ventilator di rumah sakit itu, akhirnya bayi N dirujuk ke RS Muhammadiyah Lamongan pada Rabu (26/4) siang.
Bayi N masuk ruang ICU dalam kondisi sudah koma.
Nufus menyebut, hasil tomografi terkomputasi atau CT Scan menunjukkan, bayi N mengalami pecah pembuluh darah.
“CT Scan pembuluh darahnya pecah, dikira ada benturan. Kaget suara mercon sampai pembuluh darahnya pecah. Kejang nafas berbunyi krok-krok,” ujarnya.
Nufus memastikan, saat kejadian hingga dibawa ke rumah sakit, bayi tersebut selalu digendong kedua orangtuanya.
“Tidak ada benturan usai terdengar suara mercon,” ungkapnya.
Bayi N sempat mengalami koma hingga dinyatakan meninggal dunia. (berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi






