WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Kompetisi Liga 12022/2023 baru saja berakhir dengan menempatkan PSM Makassar sebagai juara.
Namun, akhir kompetisi ini berujung tidak sedap setelah para pemenang tidak mendapatkan bonus semestinya.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir pun menyayangkan ketidakkonsistenan pemberian bonus juara liga yang dilakukan operator PT Liga Indonesia Baru (LIB).
Oleh sebab itu, menuju musim kompetisi musim 2023 yang akan bergulir 1 Juli nanti, Erick akan meminta LIB melakukan audit dan menyampaikan secara terbuka mengenai pembagian kompensasi dari hak siar serta sponsor.
“Audit ini diperlukan agar terjadi kejelasan dan perbaikan pada pengelolaan keuangan pada seluruh pemangku kepentingan persepakbolaan Indonesia,” tegas Erick.
“Saya akan lakukan bersih – bersih (baik di Liga maupun PSSI). Harus bisa dipertanggungjawabkan. Apa yang di Liga dan apa di PSSI. Semua harus terbuka agar tidak saling menyalahkan atau menjatuhkan. Baik Liga, PSSI, maupun Klub,” lanjutnya saat jumpa pers dengan media di PSSI, Jakarta, Rabu (19/4/2023).
Erick menambahkan faktor ketidakkonsisten LIB dalam hal bonus kepada juara liga menjadi pemicu perlu dilakukan audit dan penjelasan secara transparan.







