“Semoga kegiatan ini berdampak positif terhadap permuseuman di banua kita dan menjadi momentum bersama dalam memajukan pembangunan kebudayaan,”ujarnya.
Sementara itu, Kepala Museum Lambung Mangkurat Provinsi Kalsel, M. Taufik Akbar menambahkan, pameran ini kali pertama kami laksanakan di 2023, yang mana rencananya akan dilaksanakan selama empat kali.
“Kegiatan ini menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Museum dan Taman Budaya (MTB) tahun 2023,”imbuhnya.
Ia menerangkan pameran ini mengangkat tema “Perahu tradisional sebagai alat transportasi Sungai, Danau dan Laut di Kalsel”. Lalu pada pembukaan mengundang perwakilan sekolah yang ada di Kota Banjarbaru yaitu SMAN 1 Banjarbaru dan SMA N 2 Banjarbaru.
“Pameran akan dilaksanakan selama satu bulan dengan memperlihatkan koleksi peralatan perahu tradisional yang dimiliki Kalsel, seperti Perahu Arwah, Perahu layar Suku Bugis dan Perahu Banaga,” tambahnya. (aqu/MC Kalsel)
Editor Restu







