Selanjutnya, Sukamta pun berharap komunikasi selama ini terus terjalin dengan baik dan berharap dapat kembali berkumpul seluruh artis dan tim produksi untuk menyaksikan film tersebut bersama warga di Pelaihari.
“Setelah proses editing selesai dan sebelum dipublikasikan, saya ingin kita bisa berkumpul lagi di Pelaihari untuk melakukan nonton perdana film WLCFBB bersama warga. Atas nama pemerintah daerah dan warga Tala saya juga mohon maaf apabila ada kekurangan atau kekhilafan. Sekali lagi terima kasih tim produksi film WLCFBB. It’s a wrap!,” pungkas Sukamta.
Shooting scene film TALA: WLCFBB yang mengambil set di halaman kantor BPBD dan kawasan perkantoran Jl A Syairani menjadi titik akhir syuting film tersebut di Tala.
Ujaran “It’s a wrap!” yang dilontarkan Bupati Sukamta adalah istilah pamungkas dalam industri perfilman yang menandakan seluruh rangkaian syuting di lapangan telah selesai.
Turut hadir pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Tala HM Rafiki Effendi, Kepala Satpol PP dan Damkar Tala M Kusri, Sutradara Joko Nugroho, Marcel Chandrawinata, Amara Angelica, Bella Devita dan seluruh tim produksi film WLCFBB. (edj/mc)
Editor: Erna Djedi







