“Terutama perihal beras, sangat minim. Karena, beberapa daerah hasil panennya juga belum optimal. Sampai dengan bulan Februari 2023 kemarin menurut data hasil panen masih minim sekali,” ungkapnya.
Selain beras, menurutnya, stok yang mengkhawatirkan dan berpotensi langka yakni ayam dan telur.
Hal ini disebabkan oleh fluktuasi, yakni perubahan harga khusus yang disebabkan oleh mekanisme pasar sehingga harus ada perencanaan secara khusus.
Ia berharap adanya ketersediaan sehingga tidak ada kelangkaan dan kekurangan pasokan.
“Mengenai harga, sepanjang stok ada, saya kira masih aman. Kalau tidak ada stok, sama saja masyarakat kita tidak bisa berbuat apa-apa,” pungkasnya, dikutip dari media center Pemprov Kalsel, Sabtu (18/3/2023). (berbagai sumber)
Editor: Yayu
Baca Juga: Dua Hari Lagi TV Analog Wilayah Kalsel 1, Banjarmasin, Banjarbaru, Batola Dimatikan







