Bolehkah Puasa Qadha di Akhir Bulan Syakban? Ini Jawabannya

WARTABANJAR.COM – Banyak pertanyaan yang terlontar setelah Nisfu Syaban adalah perihal kebolehan puasa Qadha pada separuh akhir bulan Syaban. S

ebab sebagian masyarakat menganggap segala bentuk puasa pada paruh akhir bulan Sya’ban mutlak tidak boleh.

Larangan berpuasa bila telah menginjak separuh akhir bulan Syaban terdapat pada hadist Nabi SAW yang menyatakan tidak boleh berpuasa ketika memasuki paruh kedua bulan Sya’ban yakni dari tanggal 16 sampai akhir.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : ” إِذَا انْتَصَفَ شَعْبَانُ فَلَا تَصُومُوا

Dari Abu Hurairah Ra. bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Apabila telah memasuki paruh kedua bulan Sya’ban, maka kalian tidak boleh berpuasa!” (HR. at-Tirmidzi, Abu Daud, Ibn Majah, Ad-Darimi, dan Ahmad)

Baca Juga

Debit Air Sungai Hantakan Alami Kenaikan

Sebenarnya pemahaman ulama pada hadist ini cukup problematik. Menurut Ibnu Hajar al-Asqalani jumhur ulama selain madzhab Syafi’i memandang boleh-boleh saja berpuasa di separuh akhir bulan Syaban dan menilai hadist di atas sebagai hadist lemah.