Cara lainnya, sebut dia, seperti kumpul-kumpul di tempat tertentu juga dilakukan, seperti di teras masjid.
“Di sana dilakukan proses belajar mengajar, ini semua dilakukan agar pembelajaran jalan terus atau tetap terlaksana walau saat kondisi banjir,” tambah dia.
Metode lainnya yakni pembelajaran melalui media radio, dalam hal ini Radio Suara Banjar 100,4 Fm.
“Dimana Disdik Banjar telah menjalin kerjasama sejak awal pandemi lalu yakni melalui program siaran Wajar (Wadah Belajar),” pungkas dia. (edj/mc)
Editor: Erna Djedi







