Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Instagram beberapa waktu lalu menyebut bulan purnama Maret ini bakal mencapai puncaknya pada Selasa (7/3) pukul 19.40 WIB, 20.40 WITA, dan 21.40 WIT.
“Purnama Mega, Purnama Nisfu Syaban,” dikutip dari akun tersebut.
Ada fenomena astronomis apa saja ya di tahun 2023? Simak salindia berikut mengenai “Fenomena Astronomis 2023 – Bagian Pertama: Fase Bulan & Gerhana”.#Gerhana #GerhanaBulan #GerhanaMatahari #GerhanaMatahariHibrida #EXO #EXOCBX #첸백시 #BAEKHYUN #XIUMIN #CHEN pic.twitter.com/drgC9gZovD
— Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa (OR PA) (@LAPAN_RI) December 9, 2022
Melansir LiveScience, bulan purnama ini akan terlihat penuh pada hari-hari sebelum dan sesudah tanggal bulan purnama resminya.
Bulan purnama sendiri terjadi ketika Bulan dan Matahari berada di tiap sisi Bumi yang berseberangan.
Sisi siang Bulan sepenuhnya menghadap ke Bumi, dengan seluruh bulatan Bulan tampak terang dan bulat.
Menurut The Sky Live, Bulan saat ini berada 251.072 mil (404.062 kilometer) dari Bumi, baik pada titik terjauh (apogee) maupun terdekatnya (perigee).
Setelah Worm Moon ini, Bulan Purnama berikutnya akan terjadi pada 5 April, yang kadang disebut Bulan Merah Muda, diambil dari nama bunga liar merah muda yang mulai mekar saat ini di beberapa bagian Amerika Utara. (berbagai sumber)
Editor: Yayu
Baca Juga: Laka Bus vs Sepeda Motor di Jalan Tol Rasau HST, Pengendara Terjebak di Kolong







