Ribut-ribut Soal Air PTAM Mendadak Mati Total, Warga Banjarmasin Sebut Tidak Ada Pemberitahuan

WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Sejumlah warga Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan mengaku kaget dan bingung mencari cadangan air bersih ketika membuka kran air bersih dari PTAM tidak mengalir di rumah mereka.

Seperti diutarakan seorang penjual makanan bernama Norhasanah, Kamis (2/3/2023), ia mengaku kaget dan harus bergegas mencari air bersih.

“Kaget mas pas mau masak dan rebus air untuk keperluan di rumah dan jualan tiba-tiba pas buka kran airnya tidak keluar sama sekali,” kata Norhasanah warga Kecamatan Banjarmasin Selatan.

Padahal lanjut Norhasanah, setiap mau dimatikan sebelumnya selalu ada pengumuman atau pemberitahuan.

“Ini tidak ada pemberitahuan, kan biasa ada di whatsapp, atau medsos,” ujarnya.

BACA JUGA :10 Tahun Pakai Pompa, Kini Distribusi Air Bersih ke Sungai Andai Banjarmasin Lancar

Akhirnya dirinya sempat ke sana ke mari cari cadangan air, agar tetap bisa berjualan demi membantu keuangan keluarga.

Dirinya pun baru tahu ternyata ada perbaikan akibat kebocoran pipa di PTAM Jalan Pramuka, setelah mendengar info dari omongan tetangga. Norhasanah pun berharap agar air ledeng segera jalan kembali.

“Mudahan sore ini sudah jalan, kalau sampai tidak, waduh bisa tidak jualan, soalnya orang jualan seperti kami ini sangat perlu air,”

Nasib sama disampaikan Rahimah, warga Antasan Bondan Kelurahan Mantuil, perempuan ini menuturkan, dari tahun ke tahun hingga sekarang performa air PTAM Bandarmasih tidak ada peningkatan.

“Setiap ada gangguan atau perbaikan pipa pasti di tempat kami mati total, di lain kadang masih bisa jalan walau kecil,” ungkapnya.

Ibu Ketua RT 17 ini juga menceritakan, ketika air PTAM mati, warganya pasti kalang kabut cari-cari air untuk keperluan masak dan minum.

BACA JUGA :Pemasangan Pipa Mencapai 92 Persen, PAM Bandarmasih Sebut untuk Distribusikan Air Bersih ke Sungai Andai

Bahkan sempat 10 hari mati dan terpaksa masing-masing warganya pergi ke luar kampung membeli air dengan menggunakan jerigen.

“Satu jerigen dari seribu sampai dua ribu bahkan bisa lebih kalau mereka yang jual air ini tahu kami membeli air akibat macet atau mati total,” tuturnya.

Dirinya mewakili warga berharap matinya air PTAM akibat kebocoran mudahan secepatnya diperbaik,i dan air berjalan normal kembali.

“Kasian kami yang di belakang ini beda yang di depan-depan masih ada jalan apalagi pakai mesin, kada bakalan sudah kami dapat air,”

Humas PTAM Bandarmasih, Yuri membenarkan bahwa distribusi air PTAM Bandarmasih ke wilayah Banjarmasin Selatan dan Utara sedang dimatikan total, akibat adanya kebocoran pipa transfer HDPE dia 800 MM di IPA 2 Jalan Pramuka Komplek PDAM Bandarmasih Banjarmasin.

“Karena kejadian diperkirakan subuh jadi kita tidak tahu, makanya belum bikin pengumuman mohon maaf,” akunya.

Ditanya kapan penyelesaian pekerjaan perbaikan ini, dirinya belum bisa memastikan.

Dirinya juga berharap semoga tidak ada kendala dilapangan dan pekerjaan dilancarkan.

“Semoga dimudahkan, sehingga sesegera mungkin akan tertanggulangi,” pungkasnya.(wartabanjar.com/berbagai sumber)

Editor : DTM