Klaim Tak Dibayar, Puluhan Nasabah Datangi AJB Bumiputera 1912 di Jalan Pangeran Antasari Banjarmasin

Oleh sebab itu, Sumaji berharap, agar pihak manajemen bisa segera memberikan kejelasan dan kepastian terkait pembayaran klaim asuransi para nasabah.

“Harapan saya itu bisa segera dibayar, karena itu hak saya. Dan saya pun tidak setuju dengan adanya pemotongan yang dilakukan oleh pihak manajemen, saya tetap ingin dibayarkan komplit,” harap Sumaji.

Bukannya mendapatkan jawaban yang memuaskan dari pihak manajemen AJB Bumiputra, para nasabah malah dibingungkan dengan kebijakan yang dilakukan oleh pihak manajeman, dan merasa tidak puas dengan jawaban yang diberikan oleh pihak manajemen AJB Bumiputra.

Senada dengan Sumaji, nasabah lainnya, Antonius juga turut merasa tidak puas dengan hasil dari pertemuan tersebut.

“Intinya dari pertemuan tersebut, para pemegang polis itu tidak puas dengan jawaban pihak manajemen, yang tidak dapat memberikan kepastian dalam pembayaran klaim asuransi para nasabah,” kata Anton.

“Para nasabah juga tidak setuju atau menolak dengan keputusan pihak manajemen yang memotong nilai klaim sebesar 50%,” lanjutnya.

Anton membeberkan, dari hasil pertemuan tersebut, para nasabah hanya disarankan untuk membuat surat keberatan terhadap kebijakan tersebut, yang kemudian dikirimkan ke pihak AJB Bumiputera pusat.

“Pimpinan cabang disini hanya bisa menyarankan dan memyampaikan surat tersebut ke pusat. Karena mereka tidak bisa mengambil atau membuat keputusan, semuanya ada di pusat,” beber Anton.

Anton juga mengungkapkan, apabila tidak ada kejelasan dari pihak manajemen AJB Bumiputra dalam waktu dekat, pihaknya akan kembali menggelar aksi untukendesak pihak manajemen AJB Bumiputera.

“Untuk saat ini masih belum bisa dipastikan aksi selanjutnya seperti apa, tapi yang pastinya kalau tidak ada kejelasan, para pemegang polis akan melakukan aksi kembali, sampai klaim asuransi dibayarkan,” pungkasnya. (qyu)

Editor: Erna Djedi