Selang beberapa waktu saat Ia berhenti di lokasi kejadian, Rahmadi sempat mendengar suara letupan dari arah kapal yang terbakar itu.
“Ada suara letupan 1 kali, suaranya cukup keras tadi. Tapi saya juga tidak tahu suara apa yang meletup itu,” ujar Rahmadi, di lokasi kejadian.
Rahmadi membeberkan, untuk api berasal dari tengah badan kapal, kemudian dengan cepat membesar karena kondisi angin yang sedang kencang.
“Anginnya kencang tadi, makanya api cepat membesar,” beber Rahmadi.
Tak lama kemudian, relawan emergency pun mulai berdatangan dan langsung memadamkan kobaran api. (qyu)
Editor: Erna Djedi







