“Mereka sudah melihat Icad berjuang dari awal walaupun begitu sangat sulit dan berat. Namun, karena mereka melihat kejujuran yang ada pada diri Richard sampai pada akhirnya LPSK tetap berjuang untuk mempertahankan status JC Icad bisa diterima,” kata Rynecke.
Selain itu, Rynecke menyampaikan terima kasih kepada orangtua dan kuasa hukum Brigadir J yang telah membuka pintu maaf kepada putranya.
“Berterima kasih kepada orangtua dari almarhum Yosua, Bapak Samuel bersama ibu Rosti yang sudah menerima permintaan maaf dari Icad, sudah memaafkan dengan tulus kepada Icad,” ujar Rynecke.
Tak ketinggalan, Rynecke juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung Richard selama proses hukum berjalan karena tidak sedikit orang yang rela meninggalkan pekerjaan, tugas dan meluangkan waktu untuk hadir di pengadilan demi mendukung dan mendoakan putranya.
“Kami sangat percaya bahwa keadilan yang diterima oleh Icad adalah memang benar-benar semua karena doa, doa kami sebagai orangtua dan juga doa dari pendukung. Banyak orang diluar sana yang selalu mendoakan Icad, mendukung Icad, siang dan malam,” kata Rynecke. (berbagai sumber)
Editor: Yayu







