Tindakan nakal pengoplos itu membuat operasi pasar yang dilakukan Bulog tidak optimal, padahal beras yang digelontorkan sudah lebih dari target operasi pasar.
“Kemarin ditemukan hanya ganti baju beras Bulog, diganti karungnya dengan merek lain, dijualnya harga premium. Dijual sampai konsumen dengan harga Rp12 ribu, Rp13 ribu. Itu yang menyebabkan harga beras kemarin tidak turun,” ujar Buwas di Hypermart Puri Indah, Jakarta Barat, Rabu (8/2/2023) lalu. (berbagai sumber)
Editor: Yayu
Baca Juga: Supian HK Beri Bocoran Calon Gubernur Diusung Golkar, Antara Hasnur dan Sulaiman Umar







