Pelaku Tabrak Lari Mahasiswi Cianjur Selvi Mulai Terkuak, Kakak Sugeng Sebut Adiknya Dipaksa Mengaku

WARTABANJAR.COM, CIANJUR – Kasus tabrak lari menewaskan mahasiswi Cianjur Selvi Amelia Nuraeni, pada Jumat (20/1/2023) sore.

Kala itu, mahasiswi Universitas Suryakencana Cianjur itu diduga tewas tertabrak oleh rombongan pejabat teras kepolisian.

Berdasarkan penjelasan Kapolres Cianjur, Doni Hermawan, Selvi ditabrak ketika sedang melaju dari arah Bandung menuju Cianjur.

Sekarang polisi telah menetapkan sopir Audi A6, Sugeng Guruh Gautama Legiman (41) sebagai tersangka dan memasukan ke penjara.

BACA JUGA :Keterangan Istri Siri Kompol D Berubah-ubah soal Kasus Laka Maut Selvi Amalia, Dicurigai Dipengaruhi

Namun belakangan keluarga meminta Presiden Joko Widodo mengeluarkan Sugeng dari penjara.

Kakak Sugeng, Wulan Andriyani (48) mengatakan, adiknya dijadikan kambing hitam dan dikorbankan.

Hal itu dia katakan kepada wartawan Jalan Raya Bandung, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Selasa (7/2/2023).

“Saya minta keadilan kepada semua pihak, termasuk kepada presiden saya, Pak Joko Widodo. Tolong keluarkan adik saya dari tahanan karena dia tidak bersalah,” kata Wulan.

Dia memastikan adiknya tersebut bukan pelaku tabrak lari yang membuat Selvi Amalia Nuraeni (19) mahasiswi Universitas Suryakencana (Unsur) meninggal dunia.

“Saya punya bukti-bukti percakapan antara Nurhayati alias Nur pemilik sedan Audi bersama suaminya. Dalam percakapan itu adik saya disuruh mengakui sebagai penabrak, nanti segala kebutuhan keluarganya ditanggung,” ucapnya.

Di sisi lain, dia mengaku sudah membesuk adiknya di ruang tahanan Mapolres Cianjur.

BACA JUGA :Kasus Tabrak Lari Selvi Amelia, Audi A8 Milik Kompol D Pakai Pelat Palsu, Wara-wiri Dipakai Selingkuhan

Wulan melihat adiknya seperti dalam keadaan tertekan karena dipaksa untuk mengakui perbuatan yang tidak pernah dilakukannya.

“Dia disuruh mengaku sebagai penabrak, tapi dia tetap tidak mau karena memang tidak merasa menabrak. Saya hanya minta pelaku sebenarnya mengaku, jangan jadikan adik saya kambing hitam,” katanya.

Januartika Arumsari (31), istri Sugeng juga yakin dan percaya suaminya tersebut tidak bersalah dalam kasus kecelakaan yang membuat Selvi meninggal dunia.

Suaminya pun sempat mengucapkan sumpah sambil memegangi perutnya yang sedang hamil tujuh bulan.

“Suami saya bersumpah demi anak yang sedang saya kandung bahwa dia tidak menabrak. Saya percaya sumpah suami itu,” katanya.(wartabanjar.com/berbagai sumber)

Editor : DTM