WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Provinsi Kalimantan Selatan memiliki program Kebijakan dan Strategi Daerah (Jakstrada) air minum dan limbah, yang diharapkan meningkatkan peningkatan capaian layanan air minum dan air limbah domestik lebih terukur dan signifikan serta mendukung derajat kesehatan masyarakat.
Guna meningkatkan capaian layanan air minum dan air limbah domestik, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengadakan Sosialisasi Jakstrada Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) dan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD) Provinsi Kalsel di Banjarbaru.
Sosialisasi tersebut mengusung tema “Upaya mendukung kesiapan implementasi kebijakan dan strategi SPAM dan SPALD untuk percepatan layanan air minum dan air limbah domestik Provinsi Kalsel”.
Mewakili Kadis PUPR Kalsel, Kepala Bidang Cipta Karya, Ryan Tirta Nugraha, mengatakan bahwa jakstrada merupakan kebijakan Provinsi Kalsel yang sangat strategis, untuk mendukung pencapaian target layanan air minum dan air limbah domestik yang telah ditetapkan dalam RPJMD Provinsi Kalsel berdasarkan target RPJMN 2020-2024.
“Berdasarkan target RPJMN 2020-2024 yaitu 100% akses air minum layak termasuk 15% akses air minum aman, 0% akses sanitasi layak air limbah domestik, termasuk 15% akses aman, 0% rumah tangga yang mempraktikkan buang air besar sembarangan (BABS) di tempat terbuka,” kata Ryan, Kamis (2/2/2023).
Untuk mencapai target RPJMN dan SDGs 2030, sektor air minum dan air limbah domestik diperlukan adanya kolaborasi multisektor dan multiaktor yang dapat diwujudkan, melalui sebuah kebijakan dan strategi untuk mempermudah dan mengarahkan pemangku kepentingan di Provinsi Kalsel.







