Selain itu, PLN saat ini telah mencanangkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) IKN dengan kapasitas 50 Mega-watt yang dilengkapi baterai berkapasitas 8,3 Mega-watt-hour (MWh). PLTS tersebut akan dibangun di atas lahan seluas 161 hektar dengan total investasi mencapai 115 juta USD.
“Dengan berbekal pengalaman kami menyelesaikan PLTS Apung dalam waktu satu setengah bulan, demi kepentingan negara, kami siap bersinergi dengan Kemenkomarves dan kementerian lainnya untuk menyukseskan pembangunan proyek ini,” ujar Evy.
Dalam lawatannya, Evy Haryadi beserta jajaran General Manager PLN Group Kalimantan juga melihat progres konstruksi Gedung Kantor Presiden dan lokasi upacara. Setelah dari Kantor Presiden, Evy melanjutkan perjalanan ke lokasi glamping dan hunian pekerja konstruksi untuk memastikan kebutuhan listrik disana. (rls)
Baca Juga : Masjid Sheikh Zayed Solo Dikelola Bersama Pemerintah Indonesia dan UEA
Editor : Hasby







