Keutamaan hari Jumat berkaitan erat dengan aktivitas-aktivitas tertentu yang secara khusus dianjurkan untuk dilakukan di hari Jumat.
Sebagian orang beranggapan bahwa keutamaan hari Jumat adalah hal yang dikhususkan untuk kaum lelaki, hal ini disebabkan karena pelaksanaan shalat Jumat identik dengan kaum lelaki sehingga bagi perempuan tidak mempunyai keutamaan apa pun di hari mulia itu.
Anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar, sebab ada beberapa aktivitas/amaliyyah utama di hari Jumat yang juga dapat dilakukan oleh perempuan, bahkan sebagian besar amaliah-amaliah utama di hari Jumat tidak terkhusus bagi kaum lelaki.
Berikut ini penjelasannya.
- Mandi Jumat
Mandi Jumat merupakan amaliah sunnah yang khusus dilakukan pada hari Jumat, kesunnahan ini berlaku umum bagi siapa pun yang menghadiri ibadah shalat Jumat.
Ditegaskan dalam hadits riwayat Ibnu Hibban dari Ibnu Umar, yang artinya sebagai berikut: “Barangsiapa yang mendatangi shalat Jumat baik laki-laki maupun wanita maka hendaklah mandi.”
Seorang wanita dalam konteks ini juga mendapatkan kesunnahan mandi Jumat apabila ia turut serta melaksanakan ibadah Jumat. Ketentuan hukum ini menjadi berbeda bila ia memilih shalat Dhuhur di rumah, maka tidak lagi disunnahkan baginya.
Syekh Muhammad Nawawi Al-Bantani menyatakan: “Sedangkan etika dalam shalat Jumat itu banyak, salah satunya adalah disunnahkan bagi orang yang menghendaki untuk mendatangi shalat Jumat untuk mandi, walaupun shalat Jumat tidak diwajibkan baginya bahkan walaupun haram baginya untuk mendatangi shalat Jumat seperti perempuan yang tidak mendapatkan izin dari suaminya menurut pendapat mu’tamad (kuat).” (Syekh Nawawi al-Bantani, Nihayah az-Zain, hal.142, Al-Haramain)