Biaya Berobat Tak Ditanggung Jamkesda Banjarmasin, Lazis Assalam Fil Alamin Turun Tangan

WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Pengalaman pahit sempat dirasakan oleh Achmad Rifani saat anaknya yang masih berusia tiga tahun dirawat inap di RSUD Sultan Suriansyah, ketika Pemerintah Kota Banjarmasin tak bisa menanggung biaya anaknya itu berobat.

Anaknya sakit campak sehingga harus dirawat inap.

Kartu BPJS Kesehatan pria yang sehari-hari sebagai ojek online ini sudah tak aktif karena tidak membayar iuran bertahun-tahun lamanya.

Dia pun mencoba mendapatkan fasilitas kesehatan dari Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin.

Dia mendatangi kantor Dinas Sosial Kota Banjarmasin untuk mendapatkan rekomendasi agar bisa memperoleh layanan kesehatan gratis bagi anaknya.

“Namun ternyata ditolak, alasannya karena saya terdeteksi membeli rumah di kompleks perumahan, padahal rumah tersebut iuran bulanannya juga menunggak beberapa bulan,” kata Achmad Rifani.

Dia sempat dilanda gundah gulana memikirkan biaya pengobatan putri semata wayangnya tersebut.

Tak ditanggung BPJS Kesehatan dan juga program pengobatan gratis Dinas Kesehatan Banjarmasin yakni Jamkesda, sedangkan pihak rumah sakit mengharuskannya melalui pasien mandiri dengan biaya tagihan sudah jutaan.

Atas usul kerabat agar membuat permohonan bantuan biaya berobat kepada Lazis Assalam Fil Alamin, dia kemudian membuat Surat Keterangan Tidak Mampu yang dikeluarkan oleh Lurah Sungai Lulut Banjarmasin.

Koordinator Lazis Assalam Fil Alamin Banjarmasin, M Hasby Suhaily begitu menerima laporan, langsung mendatangi Achmad Rifani yang saat itu putrinya masih dirawat di RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin.

Baca Juga :   26 Warung "Jablay" di Trikora Banjarbaru Diratakan, Satpol PP Tegaskan Tak Ada Toleransi Pelanggaran

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca