Belasan Ribu Warga Ukraina Berusaha Kabur, Serangan Rusia Makin Memanas

Pertempuran Rusia dengan Ukraina telah berjalan selama hampir 10 bulan, dan belum menunjukkan titik terang untuk perdamaian.

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky mengatakan pada Sabtu (31/12/2022) bahwa negaranya tidak akan memaafkan Rusia setelah melakukan ratusan serangan.

Memasuki bulan ke-11, Rusia menghujani Kota Kyiv, Ukraina dengan belasan rudal pada saat malam tahun baru 2023. Akibat dari serangan itu, satu orang tewas dan 22 lainnya terluka.
Dilansir dari NDTV, Minggu 1 Januari 2023, Wali Kota Kyiv Vitali Klitschko mengatakan serangan Rusia secara sistematis menargetkan infrastruktur energi.

Selain itu rudal juga menargetkan ibu kota dan kota-kota lain menjelang perayaan malam tahun baru.

“Ledakan pertama tahun baru dimulai kira-kira 30 menit setelah tengah malam, menghantam dua distrik,” ujar Klitschko.

Klitschko mengatakan, belasan rudal itu menyerang ketika pemimpin Rusia menyampaikan pidato tengah malamnya, biasanya dengan latar belakang Kremlin, tahun ini berdiri di antara prajurit pria dan wanita yang bertempur di Ukraina.

Sekitar waktu yang sama, ledakan mengguncang ibu kota Ukraina di mana wartawan AFP mendengar sedikitnya 11 ledakan keras di sore hari.

“Di media sosial bahwa setidaknya satu orang tewas akibat serangan pada hari Sabtu sementara Pemerintah kota mengatakan 22 orang lainnya terluka,” katanya. (berbagai sumber)

Editor: Erna Djedi