Belasan Ribu Warga Ukraina Berusaha Kabur, Serangan Rusia Makin Memanas


WARTABANJAR.COM, KYIV – Pihak Perbatasan Negara Ukraina mengatakan melalui Telegram bahwa sekitar 12.000 orang telah berusaha untuk meninggalkan Ukraina secara ilegal sejak deklarasi darurat militer.

Adapun, 15 orang di antaranya meninggal dunia saat melarikan diri ketika melewati sungai di perbatasan dan pegunungan.

“Merangkum tahun ini, sejak awal darurat militer, 12.000 orang telah berusaha menjembatani perbatasan secara ilegal. Sayangnya 15 dari mereka meninggal di petak sungai perbatasan dan di pegunungan,” kata Dinas Perbatasan Negara Ukraina dilansir dari TASS, Minggu (1/1/2023).

Meski begitu, lembaga tersebut tidak merinci seberapa banyak orang yang telah meninggalkan Ukraina secara ilegal.

Adapun, Darurat militer di Ukraina telah diberlakukan sejak 24 Februari 2022.

Pada November 2022, darurat militer diperpanjang selama 90 hari, hingga 19 Februari 2022.

Untuk diketahui, pada 24 Februari 2022, Presiden Rusia, Vladimir Putin, melancarkan operasi militer khusus di Ukraina sebagai tanggapan atas permintaan bantuan dari para Kepala Republik Donbass.

Putin menekankan bahwa Moskow tidak memiliki rencana untuk menduduki wilayah Ukraina, tetapi bertujuan untuk mendemiliterisasi dan denazifikasi negara tersebut.

Sejak Invasi Rusia ke Ukraina Serangan Rusia tersebut membuat Barat memberlakukan sanksi besar-besaran terhadap Rusia dan meningkatkan pasokan senjata ke Kyiv untuk pertahanan.