Daftar Diktator yang Masih Memimpin Dunia dan Paling Disorot di 2022

BACA JUGA:Presiden Rusia Vladimir Putin Resmi Teken UU Caplok 4 Wilayah Ukraina ini

Namun, Putin sempat mengamandemen konstitusi terkait batasan masa jabatan presiden pada 2020 lalu.

Beberapa pihak yakin Putin adalah seorang diktator. Selama memimpin Rusia, ia tak segan menjebloskan oposisi ke penjara, mencabut kebebasan ekspresi, dan merestrukturisasi pemerintah demi kepentingan sendiri.

Selain otoritas eksekutif, Putin juga memegang kekuasaan yudikatif dan legislatif, yang memungkinkan dia mengubah undang-undang sesuai rencananya.

3. Junta Myanmar Min Aung Hlaing

Junta Myanmar Min Aung Hlaing mengambil alih kekuasaan dari pemerintah sah pada Februari 2021 lalu.

Ketika itu, ia menangkap para petinggi negara, termasuk presiden dan Penasihat Negara sekaligus pemimpin Partai Nasional untuk Demokrasi (NLD) Aung San Suu Kyi.

Kudeta itu memicu protes di seluruh negeri. Namun, militer menanggapi dengan kekuatan berlebih.

Militer juga tak segan menangkap hingga membunuh siapa saja yang menentang kekuasaan mereka. Myanmar kini tengah krisis politik, ekonomi, dan kemanusiaan imbas kudeta itu.

4. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan

The Guardian menyebut Erdogan akan menjadi seorang diktator dalam segala hal. Ia bahkan disebut-sebut lebih kuat dari Kemal Ataturk, pendiri Turki modern dan tokoh sekuler.

Selain itu, ia juga dianggap sebagai sosok otoriter dan mengeksploitasi sentimen nasionalis dan neo-Islami, Xenophobia dan Europhobia.

Erdogan juga disebut salah satu pemimpin politik masa kini yang menghargai kehormatan pemilihan umum yang seolah-olah demokratis tetapi tak ingin kehilangan suara.

Ia dan partai berkuasa, Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP), kemungkinan akan tetap memenangkan pemilihan umum Juni mendatang.

Untuk mengamankan kekuasaan di, Erdogan telah menyingkirkan kawan-kawan lama dia seperti eks presiden Abdullah Gul dan perdana menteri Ahmet Davutoglu di AKP.

5. Pemimpin Korut Kim Jong Un

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un juga menjadi salah satu kepala negara yang disebut diktator.

The Conversation melaporkan eksekusi di pemerintahan Kim memecah rekor sepanjang Korut berdiri.