WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Cuaca ekstrem akhir-akhir ini juga berpengaruh pada tinggi gelombang laut.
Menyikapi kondisi perairan laut yang dengan gelombang yang cukup tinggi, Syahbandar di Pelabuhan Perikanan Muara Kintap mengeluarkan surat peringatan dini yang ditujukan kepada nakhoda kapal prikanan di wilayah Provinisi Kalsel.
Surat yang ditandatangani Syahbandar di Pelabuhan Perikanan Muara Kintao, H Fajar Priyo Pramono A.Pi, menyebutkan dikeluarkan surat peringatan ini berdasar prakiraan gelombang Kalsel pada Jumat (23/12/2022) mulai pukul 08.00 Wita sampai Sabtu (24/12) pukul 07.00 Wita yang dikeluarkan Stasiun Meteorologi Kelas II Syamsudin Noor pada tanggal 22 Desember 2022.
Dasar berikutnya, prakiraan cuaca maritim wilayah perairan Jatim pada Jumat 23 Desember 2022 pukul 08.00 Wita berlaku 24 jam yang dikeluarkan oleh Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Perak Surabaya.
Baca juga: Peringati Hari Ibu, FJPI Kalsel Hadirkan Aida Muslimah dan Shinta Laksmi Bicara Peran Perempuan
Selanjutnya, prakiraan kondisi gelombang wilayah perairan Jawa Timur.
Berdasarkan hal-hal itu, Syahbandar di Pelabuhan Perikanan Muara Kintap, H Fajar, menyampaikan peringatan dini adanya potensi gelombang tinggi.
Para nakhoda dan mereka yang beraktivitas di perairan laur diingatkan untuk waspada potensi gelombang tinggi dapat mencapai 4 hingga 6 meter di wilayah perairan Kalimantan Selatan bagian selatan (Laut Jawa) dan perairan Kotabaru.
“Berlaku mulai Jumat 23 Desember 2022 pukul 08.00 Wita sampai dengan cuaca kembali tenang,” tulis H Fajar dalam suratnya. (ehn)

