WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Polda Kalimantan Selatan memastikan tak ada lagi aktivitas tambang batu bara ilegal di Pegunungan Meratus, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, setelah polisi gencar menelusuri kawasan yang disebut-sebut diduga adanya pertambangan tanpa izin.
Kasubdit IV Tipidter Direktorat Reserse Polda Kalsel, AKBP Ifan Hariyat mengatakan, “Tim kami sudah melakukan penelusuran di sana sejak September 2022 dan sampai saat ini sudah tidak ada lagi aktivitas pertambangan”, dilansir medcom Jumat (16/12/22).
AKBP Ifan mengungkapkan bahwa ketika polisi menelusuri memang sempat ditemukan lubang galian tambang di kawasan Desa Nateh, Kecamatan Batang Alai Selatan, Kabupaten HST tepatnya di titik koordinat X : 338487 Y : 9725894. Jarak lubang galian berada kurang lebih satu kilometer setelah melalui tanggul tanah yang menutup akses jalan untuk kendaraan bermotor.
Baca Juga
Viral Wanita Diduga Nekat Kenakan Kain Kafan Saat Ditagih Utang







