WARTABANJAR.COM, WASHINGTON DC- Mengaku nabi, seorang pria di perbatasan Arizona-Utah, Amerika Serikat menikahi 20 orang perempuan yang mayoritas masih di bawah umur.
Hal itu terungkap dalam dokumen baru pengadilan federal setempat.
Pria itu disebutkan dalam dokumen tersebut bernama Samuel Rappylee Bateman.
Tak hanya memproklamirkan diri sebagai nabi, dia juga menghukum para pengikutnya jika tak memperlakukannya sebagai utusan tuhan.
Bateman kali pertama mengaku sebagai nabi pada 2019 lalu.
Sebuah pernyataan tertulis FBI menunjukkan bahwa Bateman melakukan tindakan seksual yang melibatkan anak di bawah umur hingga menghadiahkan istri kepada para pengikut prianya.







