Baca juga: Viral Video Penggemar & Supporter Asing Piala Dunia Qatar 2022 Ramai-ramai Belajar Islam di Masjid
Sedangkan responden tak beragama alias atheis adalah jawaban kedua terbanyak dan meningkat 12% jadi 37,2 persen (22,2 juta jiwa) ketimbang tahun 2011.
Gereja Brompton Oratory di Inggris Photo : Londonist Sementara jumlah orang yang mengaku sebagai orang Islam adalah jawaban ketiga paling banyak dipilih, meningkat 1,6 persen menjadi 6,5 persen (3,9 juta jiwa).
Terakhir untuk responden penganut agama Hindu naik jadi 1,7 persen.
Meski agama Kristen mengalami penurunan, tapi menjadi keyakinan paling banyak dianut.
“Hal ini melanjutkan tren antara tahun 2001 dan 2011, ketika jumlah orang yang melaporkan ‘tidak beragama’ telah meningkat dari 14,8 persen (7,7 juta jiwa),” kata Kantor Statistik Nasional (ONS) yang dilihat dari IFL Science.
Penganut agama Kristen di Wales mengalami penurunan lebih besar ketimbang Inggris.
Sedangkan orang yang mengaku tak memiliki agama mengalami peningkatan yang hampir sama dengan terjadi di Inggris.
Sementara di Inggris, umat Kristen terbanyak berada di wilayah Barat laut negara tersebut.
“Ada banyak faktor yang mungkin berkontribusi terhadap perubahan komposisi agama di Inggris dan Wales, seperti pola penuaan, kesuburan, kematian, dan migrasi yang berbeda. Perubahan juga dapat disebabkan oleh perbedaan cara individu memilih untuk menjawab pertanyaan agama di antara sensus,” jelas ONS dalam laporan mereka. (edj/viv)
Editor: Erna Djedi






