Sigit mengatakan, peristiwa tersebut merupakan musibah bagi keluarga besar Polri.
“Kami mendoakan untuk almarhum di tempat terbaik di sisi-Nya dan seluruh keluarga korban diberikan kekuatan dan ketabahan,” katanya.
Sebelumnya, helikopter Polri dikabarkan hilang kontak di sekitar perairan Desa Buku Limau, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur, Minggu (27/11).
Total ada empat orang kru, termasuk pilot dan kopilot helikopter yang terbang dari Pangkalan Bun (Kalimantan Tengah) menuju Bandara HAS Hanandjoeddin, Tanjungpandan, Belitung Timur.
Tiga jenazah dari empat kru helikopter telah ditemukan, dua di antaranya sudah diterbangkan ke Jakarta dan akan dikembalikan kepada keluarga.
Sementara itu, satu jenazah lainnya baru ditemukan pada Selasa (29/11) sekitar pukul 23.00 WIB.
Dengan demikian, satu korban kru helikopter Polri itu masih dalam pencarian. (edj)
Editor: Erna Djedi





