Baca juga: SADIS! Murzani Alami 19 Tusukan Hingga Tewas, Berikut Kronologinya
“Nggak sih (pesan terakhir). Dari keluarga justru yang lebih banyak ngomong sama ayah ‘Ayah ayo dong cepet sembuh, ayah pengen lihat kan kakak nikah. Pengen lihat kan anak-anaknya sukses’. Ayah cuman ngangguk,” kata Refo.
Lebih lanjut, Refo menuturkan setelah pulang umrah Ki Joko Bodo tak pernah meninggalkan ibadah, meskipun cara salatnya tak seperti orang lainnya.
“Iya (salat dulu), cuman salatnya bukan yang berdiri gitu. Salatnya di kursi,” tutur Refo.
Refo menyebut jika sang ayah memang memiliki riwayat penyakit komplikasi. Diketahui sebulan sebelum meninggalnya, Ki Joko Bodo sedang menjalani pengobatan di rumah sakit. Bahkan rencananya, hari Kamis, merupakan jadwal kontrol ke dokter.
Selain itu, Refo mengaku Ki Joko Bodo juga menderita sakit darah tinggi sejak beberapa tahun lalu. Bahkan dia sempat sembuh sehingga kambuh lagi.
“Mungkin sebulan ini bertambah parah, udah dicek ke dokter juga. Sempat berobat lagi dalam penanganan dokter juga,” pungkasnya. (berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi







