Sehingga penyakit kulit ini masih menyebar dan menyerang anak-anak hingga orang dewasa.
“Di rumah, Keluarga saya ada 7 orang kena semuaan, gatal-gatal semua,” ujar Diana, kepada awak media, Rabu (16/11/2022).
Meski tidak sampai mengakibatkan demam, namun penularan terjadi sangat cepat dan masif. Sehingga meresahkan warga setempat.
Untuk mengurangi rasa gatal, warga hanya menggunakan obat yang didapat dari Puskesmas setempat.
Diana berharap penyakit ini bisa segera ditangani dan diberi perhatian khusus, karena khawatir bisa menyebar luas.
“Yang kena paling banyak di RT 7, hampir sekampungan di sini. Jadi kami merasa resah,” pungkasnya. (est)
Editor: Erna Djedi







