Apalagi kebanyakan penderita baru menyadari mengidap kanker ini ketika sudah memasuki stadium lanjut. Padahal, masih bisa mengantisipasinya dengan melakukan deteksi sejak dini.
Untuk itu, upaya deteksi dini kanker serviks sangat penting untuk dilakukan. Semoga test iva ini menunjukkan hasil negatif, alias tidak ditemukan pertumbuhan sel kanker.
“Walaupun hasilnya negatif, ibu-ibu tidak boleh lengah. jalani pola hidup sehat dan hindari faktor penyebab kanker serviks. tetap rutin lakukan pemeriksaan kanker serviks, minimal setiap dua tahun sekali,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Syahriani Noor mengatakan tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kesehatan para ibu-ibu terkhusus untuk pencegahan kanker serviks dan kanker payudara.
“Pada hari ini kita melaksanakan pemeriksaan IVA Test bagi masyarakat se Kalsel dengan sasaran 1.000 orang terkhusus di STAI Darusalam ini sebanyak 400 orang,” kata Syahriani.
Selain itu, pemerintah sudah melakukan pemeriksaan kepada 26 ribu perempuan di Kalsel, yang mana di tahun ini pemeriksaan kanker serviks ditargetkan dapat dilakukan kepada 286 ribu perempuan. (Aqu/MC Kalsel)
Editor Restu







