Namun tentunya proses latihan harus diawali secara aman. Partner latihan hendaknya menggunakan sarung tinju dan pukulan dilayangkan secara ringan. Sementara yang dipukul hendaknya pula menggunakan pelindung kepala.
Lesakan pukulan lawan yang kita terima akan membiasakan mental kita untuk menjadi lebih kuat, keseimbangan tubuh tak mudah goyah dan fokus kita akan cepat kembali seperti semula.
Sebelum mengarah ke kepala, ada baiknya pula partner memukul ke arah badan, jika sudah terbiasa baru lanjut ke bagian atas arah kepala.
Pastinya, latihan seperti ini harus ada pengawasan orang atau pelatih berpengamanan agar proses latihan lebih terstruktur dan tetap terkontrol.(*)
Editor Restu







