Beredar Link Palsu Pendaftaran Bansos Rp600 Ribu, Cek 3 Cara Mengenali yang Asli

Pelaku biasanya mengirim link palsu untuk mengelabui para korban.

Tujuan membuat link palsu beragam, mulai dari mencuri uang seperti situs bank palsu, mencuri informasi pribadi, dan lain-lain.

Supaya tidak terjebak situs abal-abal, dilansir dari Kementerian Komunikasi dan Informatika, berikut ini cara bedain situs palsu dengan situs asli:

  1. Cek URL

Biasanya situs yang menggunakan tag HTTPS (Hypertext Transfer Protocol Secure) lebih aman dibandingkan situs menggunakan tag HTTP saja.
Situs terpercaya juga memiliki ikon gembok atau keterangan “connection is secured”.

  1. Cek Iklan dan Penulisan

Salah satu ciri paling menonjol dari situs abal-abal adalah iklan yang terlalu banyak. Apa lagi, susunan kalimat di situsnya juga berantakan.

  1. Cek di Google Transparency Report

Untuk mengetahui link yang Anda dapat abal-abal atau bukan, bisa cek melalui Google Transparency Report. Pertama, kunjungi https://transparencyreport.google.com/safe-browsing/search
Salin alamat situs ke kolom “check site status”.

Kemudian klik ikon kaca pembesar. Nanti akan muncul status terkini dari situs tersebut. Kalau situs aman, maka Google akan menampilkan keterangan “no unsafe content found”.

Terpenting saat menerima link atau situs yang mencurigakan jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan. Pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. (berbagai sumber)

Editor: Erna Djedi