“Pada pukul 15:55 Wita, KRI Tongkol berhasil mengevakuasi. Menaikkan jenazah, kemudian dibawa ke Pelabuhan Stagen di Kotabaru,” terangnya.*
Selanjutnya, korban kembali dibawa menuju Pelabuhan Samudra Biru. Saat ini, identitas korban belum diketahui lantaran kondisi jenazah yang sudah mulai membengkak.
“Kondisi korban sudah 10 hari dari tanggal awal kejadian pada 22 Agustus lalu,” bebernya.
Kondisi gelombang air dan angin di sekitar lokasi pencarian pun dalam beberapa waktu belakangan sempat tidak menentu, sehingga sedikit mengganggu proses pencarian korban KM Teman Niaga.
Kendati demikian, pihaknya akan terus melakukan proses pencarian serta mengundang instansi yang terlibat dalam proses pencarian guna melakukan evaluasi dalam operasi SAR. (edj/rls)
Editor: Erna Djedi













