WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Seorang pria tewas diduga terlibat dalam perkelahian di Jalan Mutiara, Gang Mutiara Dalam RT. 11, Kelurahan Kelayan Selatan, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Selasa (30/8/2022) malam.

Dari informasi yang dihimpun di lapangan, perkelahian tersebut terjadi sekitar setelah salat maghrib melibatkan dua orang pria melawan satu orang.

Dalam perkelahian maut tersebut, seorang pria yang kerap disapa warga sekitar sebagai Fani (24), harus kehilangan nyawanya dan ada luka di perutnya.

Fani berseteru dengan lawannya yang merupakan warga setempat bernama Ontet.

Ontet saat ini masih dalam perawatan intensif di RS Bhayangkara, Kota Banjarmasin.

Menurut penuturan Wakil Ketua RT. 11, Mang Gondrong, saat terjadinya perkelahian itu, dia sedang tidak berada di lokasi kejadian.

"Tadi malam saya masih kerja, pas saya pulang, saya juga kaget, kenapa orangnya banyak di dalam gang ini. Saat saya tanyakan ternyata ada perkelahian," tutur Mang Gondrong, kepada wartabanjar.com, Rabu (31/8/2022) sore.

Saat dia tiba, mereka yang berkelahi itu sudah dibawa ke RS Bhayangkara.

Sementara itu, seorang warga setempat yang tidak ingin menyebutkan namanya menyampaikan, dari penuturan warga yang ada di lokasi kejadian tadi malam, perkelahian itu antara dua orang melawan satu orang dengan menggunakan senjata tajam (sajam).

Kedua belah pihak sama-sama mengalami luka pada bagian tubuhnya sehingga harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.

"Fani salah seorang dari 2 orang tadi yang menjadi korban sampai meninggal dunia, akibat perkelahian tersebut," ujar pria tersebut.

"Sementara untuk teman Fani ini juga masih tidak diketahui dimana posisinya, entah itu sudah diamankan atau belum. Tetapi kalau untuk lawannya yang 1 orang itu saat ini dirawat di RS infonya," sambungnya.

"Si Fani itu warga RT. 16, kalau si Ontet yang ini saat dirawat itu warga sini. Nama aslinya saya juga tidak tahu," paparnya.

Hingga berita ini dinaikkan, masih belum diketahui apa penyebab dari perkelahian tersebut.

Sementara untuk keterangan resmi dari pihak kepolisian masih diupayakan tim wartabanjar.com. (qyu)