Menurut RD, anak asuhnya juga sudah berjuang dengan maksimal di babak kedua. Bahkan menciptakan beberapa peluang namun tidak terjadi gol.
Hal yang hampir sama dikatakan oleh pemain Rans FC, Alfin Tuasalamony. Ia mengatakan dalam sepak bola pasti ada risiko yang harus diambil.
“Seperti yang coach RD bilang ada risiko yang diambil. Kami kebobolan di babak pertama dan baru bisa memperbaiki di babak kedua. Semoga ke depan lebih baik lagi,” kata Alfin.
Dengan hasil ini, RANS FC pun berada di peringkat 17 dengan dua poin hasil dari dua kali imbang dan tiga kali kalah. Sedangkan Persija di peringkat tujuh dengan delapan poin. (edj)
Editor: Erna Djedi







