WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Musik tradisional merupakan budaya daerah yang harus tetap lestari di tengah gempuran musik kekinian, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Selatan (Kalsel), melalui Lapas Narkotika Karang Intan, membentuk wadah “Intan Pengayoman” guna memfasilitasi bakat bermusik warga binaan sebagai upaya pelestarian budaya.
Intan Pengayoman merupakan grup musik panting beranggotakan warga binaan yang tergabung dalam pembinaan bermusik di bawah Seksi Kegiatan Kerja, sering kali tampil menghibur masyarakat dan pejabat pada acara-acara resmi.
Terbaru, tim Intan Pengayoman tampil apik sambut kunjungan Wakil Bupati Banjar H. Said Idrus Al-Habsyi bersama Sekda H. M Hilman, saat kunjungi Lapas Narkotika Karang Intan beberapa waktu lalu.
Kepala Lapas Narkotika Karang Intan Wahyu Susetyo mengungkapkan, dibentuk nya Intan Pengayoman sebagai bentuk kontribusi nyata dalam pelestarian budaya daerah, disamping itu juga untuk memfasilitasi bakat seni yang dimiliki warga binaan sehingga menjadi karya yang bisa dinikmati oleh semua.
“Warga binaan memiliki banyak kebisaan, salah satunya bermain musik tradisional panting, kita fasilitasi dengan Intan Pengayoman sehingga bakat yang dimiliki terakomodir dengan baik dan menghasilkan sesuatu yang bisa dinikmati, juga bentuk perhatian kita terhadap pelestarian budaya daerah setempat,” ungkap Wahyu Susetyo, Selasa (16/8/22).







