Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito menjelaskan beberapa faktor penyebab kenaikan angka kasus positif COVID-19 di Indonesia antara lain karena mobilitas penduduk yang mengalami kenaikan dibanding tahun 2021, aktivitas masyarakat yang mulai kembali normal, dan adanya kegiatan-kegiatan berskala besar yang dihadiri banyak orang, serta adanya penurunan kedisiplinan dalam penerapan protokol kesehatan.
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menambahkan, munculnya subvarian baru Omicron BA.4 dan BA.5 turut menjadi penyebab kenaikan angka kasus positif di Indonesia setelah ditemukannya beberapa kasus positif subvarian baru Omicron tersebut.(aqu)
Editor Restu







