“Sehingga rencana pemulihan ekosistem di kawasan konservasi Tahura ini nantinya akan menjadi acuan standar dalam pelaksanaannya,” ujar Ainun.
Ainun menambahkan, pemulihan ekosistem di kawasan Tahura memang sudah dilakukan dengan kegiatan rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) yang dilaksanakan oleh 36 perusahaan dan dari targetnya sudah ditentukan dengan jenis kayu-kayuan dan jenis MPTS (Multi Purpose Tree Species).
“Namun, yang belum kita lakukan di Tahura Sultan Adam adalah pembinaan habitat dan pembinaan populasi. Semoga secepatnya bisa dilaksanakan nantinya,” tambah Ainun. (edj/mc)
Editor: Erna Djedi







