WARTABANJAR.COM – Pemain Idrissa Gueye Paris Saint-Germain (PSG) Idrissa Gueye menolak menggunakan jersey dengan corak pelangi melambangkan LGBT saat melawan Montpellier.
Aksi Idrissa Gueye yang diketahui seorang muslim ini mendapatkan respon negatif dari banyak pihak.
PSG didesak sejumlah pihak untuk memberi hukuman untuk Gueye. Politikus Prancis, Valerie Pecresse, meminta PSG menghukum Gueye.
“Para pemain sebuah klub sepak bola, dan para pemain PSG pada khususnya, adalah sosok-sosok identitas bagi generasi muda kita. Mereka memiliki kewajiban untuk memberi contoh. Penolakan Idrissa Gueye bergabung dalam perang melawan homofobia tidak bisa dibiarkan tanpa sanksi,” ucap Pecresse dikutip dari Le Figaro.
Rouge Direct, sebuah organisasi di Prancis yang menentang homofobia dalam olahraga juga mendesak PSG dan Liga Profesional Prancis (LFP) menghukum Gueye.







