“Beban besar mengenakan kostum ini dan kebanggaan terhadap nama klub juga punya peran penting,” tutur Ancelotti.
Dalam tiga laga lawan PSG, Chelsea, dan Manchester City, Madrid selalu bisa keluar dari tekanan di pengujung laga.
Madrid selalu ada dalam kondisi nyaris tersingkir sebelum keluar sebagai pemenang.
Pada duel lawan Man City, Madrid tertinggal 0-1 hingga menit ke-89 yang berarti mereka tertinggal 3-5 dalam agregat.
Tetapi kemudian Rodrygo bisa mencetak dua gol balasan yang membuat agregat 5-5 dan laga berlanjut ke babak perpanjangan waktu.
Di babak perpanjangan waktu, Karim Benzema mencetak gol kemenangan lewat eksekusi penalti.
Madrid pun lolos ke final dan akan menghadapi Liverpool.
Keduanya akan bertemu di partai final Liga Champions di Stade de France, Paris, Prancis pada 28 Mei atau 29 Mei dini hari waktu Indonesia. (berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi







