- 14 April dengan SO2 sebesar 28,4 ton/hari,
- 15 April 68,4 ton/har
- 17 April semakin meningkat dengan 181,1 ton/hari dan
- 23 April melonjak drastis dengan 9219 ton/hari.
Sehubungan dengan tingkat aktivitas G. Anak Krakatau berada pada Level III (Siaga), masyarakat / pengunjung / wisatawan / pendaki tidak diperbolehkan mendekati G. Krakatau dalam radius 5 km dari Kawah Aktif.
Badan Geologi akan terus berkordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)/ Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten/ Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung/ Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan/ Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang/ dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
“Masyarakat di wilayah pantai Provinsi Banten dan Lampung harap tenang dan jangan mempercayai isu-isu tentang erupsi G. Krakatau yang akan menyebabkan tsunami, serta dapat melakukan kegiatan seperti biasa dengan senantiasa mengikuti arahan BPBD setempat.” (aqu)
Editor Restu







