Video viral ini pun mendapat banyak reaksi dari warganet.
“Salah satu syarat untuk praktek adalah menjadi anggota IDI. Diberhentikan secara permanen berarti beliau tdk bisa praktek dan menolong orang. Segitunya kah, sehingga disisa umur nya beliau tdk boleh menolong org yg sakit? Bukankah sebuah kesalahan, bisa diperbaiki dgn teguran?,” tulis akun x_stefbeth.
“Saya mendoakan semoga dr Terawan pindah ke luar negeri dan mengembangkan ilmunya… jika didalam negeri tidak diterima hanya karena beda pandangan politik,” cuit akun teguhsd.
“Profesi sebagai dokter adalah pekerjaan yg sangat mulia bisa membantu mengobati orang yang lagi sakit itu dulu 2013kebawah ,tapi belakangan ini terbalik setelah setelah tahu resep caranya menghasilkan uang..,” cuit shoffamarwa.(aqu)
Putusan MKEK IDI : Mantan Menkes Dr Terawan SpRad, diberhentikan secara permanen dari keanggotaan IDI@MuktamarIDI31 25 Maret 2022, Banda Aceh pic.twitter.com/ijZPRshGRs
— dr Eva Sri Diana Chaniago (@__Sridiana_3va) March 25, 2022
Editor Restu







