Pelaku UMKM Banjarbaru Dilatih Program DEA Digital Talent Scholarship

“Para pelaku-pelaku usaha inikan kadang kebutuhan mereka secara manual debit dan kredit. Dipelatihan ini para peserta akan dipelajari bagaimana cara untuk mendigitalisasi laporan keuangan seperti neraca,” ungkapnya.

Lebih lanjut Syarifuddin mengungkapkan selain mempelajari keuangan juga akan dipelajari digitalisasi produk-produk para perserta.

“produk yang dijual pada medsos, bagaimana membuat foto produk mereka terlihat menarik,” ujarnya.

Selain di Kota Banjarbaru, pelatihan ini juga akan diselanggarakan di Samarinda dan Palangkaraya.

Sebanyak 50 peserta yang ikut pelatihan Program Digital Entrepreneurship Academy (DEA) Digital Talent Scholarship. Foto – Yudhis.
Diketahui, Pelatihan Program Digital Entrepreneurship Academy (DEA) Digital Talent Scholarship ini sudah dilaksanakan sejak tahun 2018 silam. Namun, saat itu masih berfokus pada angkatan kerja muda. Pada tahun 2020 ditargetkan pada para ASN. Sedangkan pada tahun 2022 ini dengan target peserta ASN, profesional dan masyarakat umum.

Dukungan pemerintah daerah mutlak dibutuhkan untuk dapat merealisasikan peningkatan kapasitas SDM. Baik SDM Aparatur Pemerintah Daerah (ASN), melalui program Government Transformation Academy dan Digital Leadership Academy untuk eselon II.

Untuk para profesional melalui Professional Academy, para pelaku UMKM melalui Digital Entrepreneurship Academy. Sedangkan untuk para pencari kerja melalui Vocational School Graduate Academy dan Fresh Graduate Academy.

Mahasiswa tingkat akhir dengan program Talent Scouting Academy, untuk berbagai kalangan seperti Kelompok Pelajar Pesantren melalui Tematic Academic.

Memproyeksikan pelatihan sebanyak 3.000 orang di Kota Banjarbaru, melalui berbagai tema pelatihan yang dilaksanakan baik secara offline maupun online. (edj/mc)

Editor: Erna Djedi