WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI, Dudung Abdurachman menegaskan TNI mendukung program pemerintah untuk pemindahan ibu kota negara (IKN).

Dudung Abdurachman mengatakan bahwa TNI AD sepenuhnya akan mendukung kebijakan pemerintah seperti apa yang disampaikan oleh Presiden RI Joko Widodo saat memimpin Rapim TNI-Polri di antaranya terkait pemindahan Ibukota Negara (IKN) ke Kalimantan.

”TNI AD akan mengawal dan mendukung penuh kebijakan pemerintah terkait pemindahan Ibukota Negara (IKN) ke Kalimantan,“ tegas Kasad.

Kasad juga mengatakan beberapa langkah strategis juga akan dibahas dalam Rapim TNI AD di antaranya mengantisipasi perkembangan situasi global yang sedang terjadi saat ini akibat dampak pandemi Covid-19 yang masih berlangsung.

Serta dampak dari konflik internasional Ukraina dan Rusia sehingga tentunya akan berpengaruh pada kehidupan dan perekonomian nasional secara menyeluruh.

“Termasuk juga akan dibahas langkah-langkah strategis percepatan vaksinasi dan membantu pemerintah daerah di bidang ketahanan Pangan dalam rangka pemulihan perekonomian nasional," ujar Kasad.

Presiden Joko Widodo menyindir grup WhatsApp yang berisikan personel TNI-POLRI tak setuju dengan kepindahan ibukota negara (IKN).

Sindiran Jokowi ini diungkap dalam Rapim TNI-Polri di Mabes TNI Cilangkap, Selasa (1/3).

Awalnya, Jokowi meminta agar percakapan di WhatsApp grup TNI-Polri yang tak disiplin jangan dibiarkan terus-menerus.

Ia mencontohkan salah satu percakapan yang dimaksud adalah soal penolakan Ibu Kota Negara (IKN) di Paser Utara, Kaltim.

Menurut Jokowi disiplin pada jajaran TNI-Polri tak bisa diperdebatkan. Termasuk disiplin pada kebijakan pemerintah.

"Kalau seperti itu diperbolehkan dan diteruskan, hati-hati. Misalnya berbicara mengenai IKN. 'nggak setuju, IKN apa'. Itu sudah diputuskan oleh pemerintah dan sudah disetujui oleh DPR," kata Jokowi.(aqu)

Editor Restu