Hal senada juga disampaikan oleh perwakilan pabrikan (Wilmar) bahwa mereka siap bekerjasama dengan pemerintah daerah untuk berpartisipasi dalam kegiatan operasi pasar/pasar murah bila nanti diselenggarakan.
Sementara itu dalam monitoring disempatkan juga menyasar ke beberapa Distributor lainnya yang selama ini bertindak sebagai pemasok minyak goreng di Tanah Bumbu. Namun semua gudang mereka juga dalam kondisi kosong.
Lebih lanjut H. Deny berharap kondisi ini segera terlewati, apalagi dalam menjelang HBKN ( bulan ramadhan) dimana kebutuhan masyarakat akan minyak goreng sangat meningkat.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat tidak melakukan pembelian yang berlebihan (panic buying) sehingga harga bisa terkontrol. (edj/mc)
Editor: Erna Djedi







