Amerika Serikat Tegaskan Tidak akan Kirim Pasukan ke Ukraina

Sekadar informasi, Presiden Rusia Vladimir Putin mendeklarasikan perang pada Rabu (23/2) malam, mengakhiri kebuntuan diplomatik selama berminggu-minggu.

Dikutip melalui New York Post, aksi tersebut turut menjerumuskan Eropa Timur ke dalam mimpi buruk kekerasan dan pertumpahan darah yang tidak terlihat sejak hari-hari tergelap Perang Dunia II.

Rusia juga terus melancarkan serangan kepada Ukraina. Tercatat sudah lebih dari 160 roket diluncurkan sejak serangan dimulai pada Kamis (24/2) pagi. (*)

Editor: Erna Djedi