WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Satgas Pangan Polri menindaklanjuti temuan Ombudsman RI terkait dugaan penimbunan minyak goreng. Penimbunan itu diduga menjadi penyebab minyak goreng langka dan harganya meroket.
“Kami lagi pendalaman. Mohon waktu,” jelas Waka Satgas Pangan Polri, Brigjen. Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., Kamis, (10/2/2022)
Dia mengatakan polisi sudah meminta data temuan ombudsman. Namun, hingga saat ini belum diberikan.
Menurut dia, Satgas Pangan telah melakukan pengecekan ke seluruh wilayah Indonesia. Polri belum menemukan fakta terkait penimbunan minyak goreng.
“Kalau dari satgas belum ditemukan adanya fakta di lapangan terkait hal tersebut, kami lagi pendalaman,” ungkap Dirtipideksus Bareskrim Polri itu.
Ombudsman menyampaikan tiga temuannya terkait kelangkaan dan lonjakan harga minyak goreng di pasaran.







