WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Vaksinasi anak berumur 6-11 tahun telah dicanangkan pemerintah sejak tahun 2021 lalu, guna melindungi anak dari bahayanya gejala Covid-19.
Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan turun langsung memantau bagaimana perkembangan vaksinasi Covid-19 untuk anak tersebut di Puskesmas Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, akhir pekan lalu.
Kepala Puskesmas Bati-Bati, Widuri Ratna Wulan SKp, menyebutkan bahwa vaksinasi untuk anak belum memenuhi target.
Hal ini disebabkan banyaknya orang tua yang tidak bersedia anaknya divaksin. Maraknya hoax negatif yang beredar di media sosial tentang vaksin ini turut andil dalam memengaruhi pola pikir masyarakat.
“Medsos sangat berpengaruh. Banyak orang tua yang termakan hoax, contohnya kalau anak divaksin nanti malah jadi sakit,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, sekretaris Komisi IV, Firman Yusi SP, mengatakan bahwa sebaiknya digelar kampanye positif perihal vaksinasi oleh dinas terkait.







