WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN-Belum genap setahun peresmian Jembatan Alalak 1 atau kerap disebut Jembatan Basit, beberapa fasilitasnya sudah ada yang dicuri oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.
Diketahui, sudah kurang lebih seminggu ini, lampu penerangan Jembatan Alalak mati karena kabel lampunya telah dicuri.
Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin, Slamet Begjo mengatakan lampu jembatan tersebut mati, lantaran ada beberapa kabel hilang dicuri maling.
“Kabel yang hilang itu kabel yang dari lampu menuju konektornya,” ujar Slamet, saat ditemui awak media, di lobi Balai Kota Banjarmasin, Rabu (2/2/2022) siang.
Terkait masalah mati dan hilangnya kabel lampu penerangan Jembatan Alalak 1 tersebut, kata Slamet, pihaknya sudah menyampaikan kepada BPJN Kalsel.
“Karena hal tersebut bukan tanggungan kami, kami hanya bertanggung jawab membayar tagihan listriknya,” kata Slamet.
Sementara untuk perbaikan ataupun pergantian kabel yang hilang, hingga saat ini masih belum diketahui pastinya.
“Sudah kita laporkan ke pihak BPJN, cuma pihak BPJN masih belum memberikan kepastian waktunya” ucap Slamet.
Hal disebut terjadi diduga karena kurang antisipasinya pihak BPJN saat pemasangan lampunya, sehingga sampai bisa dicuri oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.
“Karena ‘kan alat-alatnya masih baru, mungkin teman-teman dari BPJN kurang antisipasi dengan maraknya pencurian-pencurian kabel, sehingga sampai terjadi di situ,” tutur Slamet.







