“Macan tutul salju terbukti sangat rentan terhadap penyakit ini, dan seringkali berakibat fatal. Jika Anda belum menerima vaksinasi dan booster, silakan lakukan. Bukan hanya nyawa manusia yang dipertaruhkan. Terima kasih,” sambung dia.
Kasus hewan kebun binatang yang terinfeksi covid-19 telah dilaporkan sebelumnya. Pada Desember, dua kuda nil dinyatakan positif covid-19 di sebuah kebun binatang di Antwerpen, Belgia.
Sebulan sebelumnya, tiga macan tutul salju mati juga di Kebun Binatang Anak Lincoln di Nebraska, karena komplikasi terkait covid-19.
Sebagai informasi, menurut World Wildlife Fund (WWF), macan tutul salju merupakan spesies yang rentan. Saat ini, populasi mereka diperkirakan hanya sebanyak 4.000 hingga 6.500 ekor.
Ancaman utama bagi kelangsungan hidup macan tutul salju adalah perburuan, hilangnya habitat, dan krisis iklim. (*)
Editor: Erna Djedi







